Tuesday, October 18, 2011

Takdir. Destiny. Jodoh. Kebetulan. etc. (Part 1)

Takdir. Destiny. Jodoh. Kebetulan. etc.

G sangat percaya dengan takdir, jodoh, destiny, "kebetulan", dll.
Pertama g akan ngebahas tentang takdir atau destiny.
Untuk hal ini, g sangat percaya kl Tuhan udah nentuin takdir atau jalan hidup seseorang.
Pada awalnya g berpikir kl seseorang bisa ngubah takdir atau jalan hidupnya.
Tp skrg g brpikir, ketika orang ngubah jalan hidupnya, itulah takdirnya sesungguhnya !
Misalnya, saat seseorang pada awalnya merupakan orang miskin.
Orang-orang lain akan mengatakan "emang takdirnya ya jdi orang miskin"
Namun, orang tersebut berusaha untuk mengubah nasibnya dengan bekerja keras.
Ketika ia telah menjadi orang sukses, maka pandangan orang lain pun berubah.
Orang-orang berikutnya akan mengatakan "dia udah ditakdirkan jadi orang kaya"
G percaya kl takdirnya yang sesungguhnya adalah menjadi orang miskin dan orang kaya.
G percaya kl Tuhan udah menuliskan semuanya sejak awal, termasuk sampai orang tersebut menjadi kaya.
Tp yg g masih bingung. bagaimana Tuhan menentukan jalan hidup orang?
Apakah pada awalnya Tuhan menciptakan semuanya sama?
Apakah manusia bisa memilih untuk ditakdirkan menjadi seperti apa?
Ya itu lah pertanyaan yang masih g ga tau. Mungkin suatu hari g akan tau jawaban dari pertanyaan g ini.

Next, g akan ngebahas tentang jodoh atau kebetulan.
Menurut g kedua hal ini juga cukup berkaitan. sebenernya takdir, jodoh, kebetulan semua juga berkaitan.
Tp g akan lebih mengkaitkan jodoh dan kebetulan.
Untuk kedua hal ini, g lebih mempunyai banyak pertanyaan yang masih belum bisa dijawab.
G percaya dengan "kebetulan". G sangat amat percaya !
Dan g mempercayai kl kebetulan itu lah yang membuat adanya jodoh.
Misalnya: kebetulan aja g tinggal di Jakarta dan kuliah di Atma Jaya.
Dan karena suatu kebetulan g kuliah di situ, g mendapatkan jodoh anak Atma (contoh)
Berarti bisa dijelaskan kl jodoh itu didasarkan pada kebetulan dimana g berkuliah.
Contoh lain: kebetulan aja g dikenalin ke seseorang sm temen g yg kuliah di UPH.
Seandainya kl itu orang jdi sm g, berarti jodoh g kembali didasarkan pada kebetulan kenal.
Beberapa pertanyaan g lainnya,
Apakah jodoh bisa dicari?
Apakah bener kl setiap orang udah punya jodohnya masing-masing?
Bagaimana Tuhan menentukan jodoh seseorang?
Apakah masih bisa disebut jodoh kl ternyata setelah menlanjutkan ke jenjang pernikahan ternyata mereka ga cocok?
Masih banyak pertanyaan lainnya yang bermunculan di pikiran g.

Tp kl g simpulkan menurut pendapat g,
Jodoh udah ditentukan oleh takdir yang disampaikan melalui kebetulan.
Rumit yah. Life's really complicated.

3 comments:

  1. uhuk uhuk galau detected nih hahahaha. follow mine dong http://bluelicia.blogspot.com thankss gres!

    ReplyDelete
  2. gaaa kokkk yulll :p
    udah di follow kok yul. ud ad blm??

    ReplyDelete
  3. udah! thanks gres. mampir2 ya, terus kasih komen hehe.

    ReplyDelete